__________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________
Earn Money ! Affiliate Program
Tampilkan postingan dengan label Muhammad Husain Haekal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muhammad Husain Haekal. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Maret 2011

Muhammad SAW Biography

Muhammad SAW Biography - Dengan nama yang begitu mulia, jutaan bibir setiap hari mengucapkannya, jutaan jantung setiap saat berdenyut, berulang kali. Bibir dan jantung yang bergerak dan berdenyut sejak seribu tiga ratus limapuluh tahun. Dengan nama yang begitu mulia, berjuta bibir akan terus mengucapkan, berjuta jantung akan terus berdenyut, sampai akhir zaman

Pada setiap hari di kala fajar menyingsing, lingkaran-lingkaran putih di ufuk sana mulai nampak hendak menghalau kegelapan malam, ketika itu seorang muazzin bangkit, berseru kepada setiap makhluk insani, bahwa bangun bersembahyang lebih baik daripada terus tidur. Ia mengajak mereka bersujud kepada Allah, membaca selawat buat Rasulullah.

Seruan ini disambut oleh ribuan, oleh jutaan umat manusia dari segenap penjuru bumi, menyemarakkannya dengan salat menyambut pahala dan rahmat Allah bersamaan dengan terbitnya hari baru. Dan bila hari siang, mataharipun berangkat pulang, kini muazzin bangkit menyerukan orang bersembahyang lohor, lalu salat asar, magrib, isya. Pada setiap kali dalam sembahyang ini mereka menyebut Muhammad, hamba Allah, Nabi dan RasulNya itu, dengan penuh permohonan, penuh kerendahan hati dan syahdu. Dan selama mereka dalam rangkaian sembahyang lima waktu itu, bergetar jantung mereka menyebut asma Allah dan menyebut nama Rasulullah. Begitulah mereka, dan akan begitu mereka, setelah Allah memperlihatkan agama yang sebenarnya ini dan melimpahkan nikmatNya kepada seluruh umat manusia.

Umar bin Khattab Biography

Umar bin Khattab Biography - Beberapa  tahun  sebelum  kerasulan  Nabi,  apabila  sudah  tiba  bulan Zulhijah  orang-orang  Arab  dari  berbagai  penjuru  di  Semenanjung itu   seperti   biasa,   sebelum  musim   ziarah   setiap  tahun   datang   berbondong-bondong menuntun unta mereka untuk digelar di Pasar Ukaz. Pada saat semacam itu pasar memang ramai oleh kedatangan berbagai macam kabilah ke tempat tersebut, di antara mereka terdapat tidak sedikit dari penduduk Mekah. Orang-orang Arab itu memasang tenda-tenda besar di tengah-tengah hamparan padang pasir yang terbentang luas tempat pasar itu diadakan, dan sebagian dijadikan tempat bursa. Di depan tenda-tenda besar di bagian ini orang ramai menawarkan barang-barang dagangan mereka. Barang-barang buatan penduduk Hijaz sendiri tidak banyak. Sementara penduduk Mekah sudah datang, termasuk juga orang-orang yang kebanyakan dari Yaman dan Syam dalam perjalanan musim dingin dan musim panas. Mereka yang datang menuju tempat ini terdiri dari laki-laki dan perempuan. Mereka membeli barang-barang yang mereka sukai. Sebagian besar perempuan itu berada di tempat pedagang pakaian, membalik-balik barang-barang itu, kemudian pilihan pun jatuh pada barang-barang buatan Yaman atau Syam kesenangan mereka. Jika di antara mereka ada yang cantik, pemuda-pemuda pun datang ke tenda-tenda itu berpura-pura mau membeli barang. Mereka lebih ingin menikmati kecantikan perempuan-perempuan itu daripada berhubungan dengan segala macam barang untuk kemudian dibawa pulang.

DOWNLOAD EBOOK